Brighton (beritajatim.com) – Keyakinan tinggi sempat hinggap kepada Enzo Maresca bisa membangkitkan Chelsea. Buktinya, The Blues sempat nangkring di posisi runner-up pada matchweek ke-14-17. Tetapi, optimisme itu hanya bertahan singkat. Sebab, di matchweek ke-25 ini mereka berpotensi keluar dari empat besar.
Kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion dini hari tadi jadi pemicu utamanya. Itu membuat Chelsea hanya mengoleksi dua kemenangan dari sembilan matchweek terakhir.
“Ini (kekalahan dari Brighton, Red) performa terburuk sejak aku melatih (Chelsea, Red). Wajar jika suporter kecewa,” papar Maresca dilansir Football London.
Pernyataan pelatih asal Italia itu memang tersaji pada laga yang digelar di The American Express Community Stadium, Brighton, itu. Cole Palmer dkk bahkan gagal mencatatkan tendangan tepat sasaran. Itu jadi yang pertama bagi mereka di Premier League sejak menghadapi Manchester City empat tahun lalu.
Semakin menyebalkan lantaran enan hari lalu Brighton juga mengalahkan Chelsea di tempat yang sama. Tepatnya kalah 1-2 pada putaran keempat Piala FA. Dari 11 pertemuan terakhir kontra Brighton, Chelsea hanya mendapat 4 kemenangan.
Praktis, satu-satunya harapan Chelsea untuk meraih trofi musim ini hanya di Liga Konferensi Europa. Mereka telah lolos ke 16 besar. Sedangkan mereka telah tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga.
Di Premier League, jika musim ini Chelsea finis di luar empat besar, maka itu adalah deja vu prestasi di dua musim terakhir. Ya, Chelsea finis di posisi 6 musim lalu dan posisi 12 dua musim lalu. [dio/beq]






