Pasuruan (beritajatim.com) – Berawal dari liat film Kungfu di televisi, pemuda asal Kecamatan Bangil, Syafa Aira Rahmadani (14) sukses meraih beragam medali kejuaraan Karate. Aira, sapaannya ini mengatakan bahwa dirinya mulai mengenal seni bela diri karate pada usianya yang ke 12 tahun lalu.
Kesukaannya dengan film Kungfu membuat Aira ingin menirunya dan menjadikan motivasi dalam hidup. Aira juga mengatakan bahwa sebenarnya ingin mengikuti kelas Kungfu, tapi di Pasuruan pelatihan tersebut tak ada. “Sebenarnya pengen ikut kelas Kungfu, tapi di Pasuruan gak ada. Sempet juga aku searching di Google adanya di luar kota, jadi gak boleh sama orang tua,” katanya saat ditemui seusai latihan, Kamis (25/1/2024).
Aira mengatakan bahwa dirinya sudah menekuni seni bela diri ini sejak tiga tahun lalu. Selama itu, dirinya mengatakan bahwa sudah mengoleksi beberapa medali dan memenangkan kejuaraan lokal hingga nasional.
Saat melakoni pertandingan perdananya, Aira mengira akan kalah karena dirinya masih belum siap mental. Namun, ekspetasinya malah berputar terbalik dan menjadi juara satu tingkat Kabupaten Pasuruan yang dilakukan di Kecamatan Pandaan.
Hal ini menjadikan Aira semakin semangat dan terus melanjutkan latihannya yang dilakukan setiap sore hingga malam hari di Balai Desa Oro-oro Rombo Wetan, Kecamatan Rembang. Latihan yang terus dilakukan ya tak menghkhianati hasil, Aira berhasil memenangkan beberapa kejuaraan hingga terakhir di kejuaraan tingkat nasional yang diselenggarakan di Surabaya.
“Yang paling berkesan ya pertandingan terakhir kemaren waktu di Surabaya. Ikut dua kategori yakni seni dan fightingnya. Keduanya dapat juara satu dan saya sangat senang sekali,” tambahnya.
Meski terus mendapatkan juara saat bertanding, dirinya juga sempat mengalami kendala, saat menjelang pertandingan. Kendala yang dialaminya yakni lamanya waktu menunggu yang membuatnya lelah duluan sebelum bertanding.
Meski sangat suka dalam seni bela diri, Aira tak pernah mengalami cedera berat, hanya saja cedera ringan dibagian lutut kakinya. “Untung saja gak pernah cedera. Ditambah lagi dukungan sama orang tua yang selalu suport,” jelasnya.
Aira juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya masih fokus dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN yang akan digelar oada pertengahan tahun 2024 mendatang. (ada/kun)






