Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Dusun Wiyu RT 06 RW 03, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ditemukan gantung diri, Senin (3/4/2023). Diduga korban gantung diri menggunakan tali tampar warna kuning di dalam kandang kambing milik korban karena terjerat hutang.
Kapolsek Pacet, AKP Amat mengatakan, korban atas nama Supadi (37). “Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dengan gantung diri di dalam kandang kambing miliknya di Dusun Wiyu RT 09 RW 03. Korban gantung diri dengan menggunakan tali tampar warna kuning,” ungkapnya.
Masih kata Kapolsek, korban ditemukan gantung diri sekira pukul 18.00 WIB setelah salah satu warga mencari keberadaan korban di kandang kambing milik korban. Istri korban curiga lantaran hingga jelang magrib, korban tak kunjung pulang dari kandang kambing miliknya.
https://beritajatim.com/peristiwa/jalur-penyelamat-gotean-pacet-mojokerto-ditambah-sekam/
“Istri korban meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan korban di kandang kambing milik korban. Korban berangkat ke kandang kambing miliknya pukul 16.30 WIB, namun sampai magrib korban belum pulang. Setelah di cek ke kandang kambing, korban ditemukan sudah meninggal,” katanya.
Korban ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tampar warna kuning pada kayu blandar kandang. Penemuan korban tersebut langsung dilaporkan ke istri korban dan diteruskan ke perangkat desa serta petugas dari Polsek Pacet.
“Anggota yang mendapatkan laporan langsung ke lokasi dan mengamankan barang bukti berupa tali tampar warna kuning (yang digunakan korban untuk gantung diri), sandal warna hitam merk Porto, kaos warna silver, celana pendek warna coklat dan celana dalam warna biru,” katanya.
Petugas dari PKM Pacet bersama Tim Inafis serta Piket Reskrim Polres Mojokerto yang datang ke lokasi melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya terdapat bekas jeratan tali di leher korban diduga jeratan tali tampar yang digunakan korban mengakhiri hidup.
“Ada saksi yang melihat korban sekira pukul 16.30 WIB pergi ke kandang kambing dengan membawa tali tampar baru warna kuning. Dari keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, diduga korban mengalami depresi karena korban terlilit hutang,” ujarnya.
Masih kata Kapolsek, korban berusaha membayar hutang dengan cara meminjam pinjaman ke pinjol namun tidak kunjung realisasinya. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, pihak keluarga korban tidak bersedia dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban.
“Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi sehingga pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi. Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. [tin/kun]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.
![Terjerat Hutang, Warga Mojokerto Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing Petugas melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG_20230403_215755_z82zPZ8D2b-1024x576.jpeg)






