Mojokerto (beritajatim.com) – Penumpang sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG tewas di Jalan Raya Desa Gedeg Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Korban tewas tertabrak mobil Isuzu Panther nopol S 1654 NR tepat di sebelah barat Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Gedeg.
Saat itu, sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG yang dikendarai perempuan bernisial NIA (24) berjalan dari arah barat ke timur atau dari arah Jombang ke Mojokerto. Warga Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan ini membonceng ESR (19) warga Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Sampai di lokasi kejadian tepatnya di sebelah barat SPBU Gedeg, pengendara sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG mendahui kendaraan yang tidak diketahui identitasnya yang berjalan searah yang ada didepannya. Pengendara sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG mendahui dari sisi kanan.
Pada saat masuk ke jalurnya dan sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG terjatuh di badan jalan sebelah utara. Sedangkan penumpang sepeda motor Honda Beat nopol S472W JG berinisial ESR (19) terlempar di badan jalan sebelah selatan.
Korban tertabrak oleh mobil penumpang Isuzu Panther nopol S 1654 NR yang dikemudikan oleh SPT (38) di jalan lincin akibat cuaca hujan saat kejadian. Warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini berjalan lurus dari arah timur ke arah barat atau dari arah Mojokerto ke Jombang.
Akibat kejadian tersebut korban, penumpang Honda Beat nopol S472W JG inisial ESR (19) tewas di TKP dan pengendara Honda Beat nopol S472W JG berinisial NIA mengalami luka pada kaki sebelah kanan. Korban tewas dan luka dievakuasi ke RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sujito mengatakan, kecelakaan lalu-lintas dengan korban jiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.45 WIB. Diduga Honda Beat nopol S472W JG kurang berhati-hati saat berkendaraan di saat hujan sehingga terjatuh.
“Diharapkan kepada seluruh pengguna jalan agar tetap hati-hati dan selalu tertib berlalu-lintas, sekarang sudah memasuki musim penghujan, jalanan menjadi licin, lebih hati-hati dan selalu berkonsentrasi dalam berkendara. Keluarga yang anda sayangi selalu menunggu di rumah,” ungkapnya, Minggu (2/6/2024). [tin/suf]






