Sampang (beritajatim.com) – Terjadi pembunuhan di Kabupaten Sampang saat Hari Raya Lebaran. Nasib naas itu dialami oleh Abdul Rais (38) warga Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Dia dilarikan ke rumah sakit dan meninggal usai ditusuk pisau oleh Faridi kakaknya sendiri.
Kejadian berlangsung saat korban mudik Lebaran ke Desa Asem Rajeh, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Sebelum penusukan berlangsung, korban sedang tiduran sambil bermain handphone.
“Korban berbaring di kamar depan sembari sembari bermain handphone dan tiba-tiba datang si pelaku, memasuki kamar,” terang Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sukaca melalui Kanit IV Tipiter Ipda Muamar Amin, Kamis (27/4/2023).
Setelah masuk ie dalam kamar, pelaku seketika menusuk perut korban dengan menggunakan pisau dapur sebanyak dua kali. Korban mengalami luka cukup parah dan banyak mengeluarkan darah.
Kejadian tersebut ternyata diketahui oleh salah satu keluarga yakni keponakan sendiri, kemudian berusaha merampas pisau dari tangan pelaku. Tidak hanya itu, keponakan korban juga berteriak meminta tolong kepada warga.
BACA JUGA:
Selisih Paham, Ponakan dan Paman Carok di THP Kenjeran
Carok Bangkalan, Korban Tergeletak di Jalan, Pelaku Diburu Polisi
Melihat korban telah berlumuran darah, keponakan yang juga menjadi saksi mata itu berteriak meminta tolong kepada warga setempat.
“Korban sempat dibawa ke RSUD dr. Mohammad Zyn untuk mendapatkan perawatan medis namun tidak tertolong dan meninggal di rumah sakit sekitar 20.00 WIB (26/4/2023) kemarin,” ujarnya.
Sekadar diketahui, motif dari pembunuhan kakak kepada adiknya itu dipicu oleh kematian istri pelaku dengan cara gantung diri sekitar delapan bulan lalu, Pasca kejadian tersebut, pelaku trauma dan sering merenung. Selain itu juga dikuatkan bahwa sebelumnya tidak ada perselisihan atau cekcok kakak beradik tersebut, dan mendadak terjadi aksi pembunuhan. [sar/but]






