Gresik (beritajatim.com) – 390 makam warga di Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik dibongkar untuk dipindahkan. Makam ini terkena imbas proyek pembangunan jalan tol Krian, Legundi, Bunder dan Manyar (KLBM).
Proses pembongkaran dilakukan secara bergantian oleh sejumlah tenaga penggali. Alat berat turut dikerahkan untuk mempermudah proses pembongkaran.
Kepala Desa Lebanisuko, Mustofa menuturkan, satu persatu makam dibongkar kemudian dipindahkan. Pihak keluarga tidak ada pilihan lain karena ada proyek pembangunan jalan tol.
“Mau tidak mau makam harus dipindah,” tuturnya, Sabtu (25/06/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Gresik”]
Ia menambahkan, terkait dengan pembongkaran makam tidak ada warga yang protes. Pasalnya, warga sudah paham ini untuk kepentingan umum proyek tol KLBM.
“Meski dipindah warga tidak usah kuatir karena disediakan tempat baru dan hanya berjarak 600 meter,” imbuhnya.
Seperti diketahui proyek pembangunan jalan tol KLBM terus dikebut. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat koneksi transpotasi serta mempercepat transpotasi logistik di Pulau Jawa dan sekitarnya. [dny/beq]






