Kediri (beritajatim.com) -Pemerintah Kota Kediri terus berupaya menekan angka pengangguran. Salah satunya caranya melalui memanfaatkan program unggulan Walikota Kediri, yaitu Prodamas Plus.
Plh. Kepala Dinkop-UMTK Kota Kediri melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja (PTK), Basuki mengatakan, melalui Prodamas Plus ini, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop-UMTK) menggelar berbagai macam pelatihan dengan menggandeng lembaga pelatihan kerja (LPK) yang kompeten di bidangnya.
“Hari ini ada 3 pelatihan yang telah digelar, yaitu pelatihan makeup yang dilaksanakan LPK Bina Sukses Mandiri, pelatihan makanan olahan yang dilaksanakan LPK Pasar dan pelatihan menjahit yang dilaksanakan oleh LPK Devvy,” katanya.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]Basuki menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh setiap RT di Kota Kediri, masing-masing mengirimkan 2 orang peserta. “Lewat perwakilan setiap RT ini kita ingin mencipatakan lebih banyak lapangan kerja baru,” ujarnya saat membuka pelatihan makeup di Kodim Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Basuki memastikan bahwa pelatihan tahun ini berbeda dengan pelatihan yang diselenggarakan Dinkop-UMTK ditahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, Dinkop-UMTK menggunakan pelatihan berbasis kompetensi dengan standart Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Basuki menjelaskan bahwa di akhir pelatihan para peserta pelatihan akan mendapatkan ujian kompetensi untuk memperoleh sertifikat yang diakui secara nasional. “Saya harap para peserta bisa serius mengikuti pelatihan, dan bisa lulus ujian kompetensi,”ujarnya.
“Sertifikat ini akan membantu peserta pelatihan untuk membuat sebuah usaha baru, misalkan saja salon, catering, konfeksi atau usaha lain sesuai sertifikatnya,”ujarnya lagi.

Tak berhenti sampai disitu, Dinkop-UMTK Kota Kediri juga akan siap membantu peserta pelatihan yang ingin membuka usaha namun terkendala modal dengan Program KURNIA yang memiliki bunga rendah, yaitu 2 persen per tahunnya.
Selain ketiga pelatihan diatas, Basuki menuturkan bahwa akan ada beberapa pelatihan yang rencananya akan di laksanakan minggu depan, seperti pelatihan barista, komputer dan tatarias rambut.
Lebih lanjut menurut Basuki Dinkop-UMTK juga telah merencanakan lebih banyak pelatihan lainnya dalam waktu dekat. Ia menargetkan 3.240 warga Kota Kediri yang akan menjadi peserta pelatihan dan berharap dapat mengurangi sebanyak mungkin pengangguran di Kota Kediri. [nm/kun]






