Gresik (beritajatim.com) – Guna menekan kasus covid-19 yang semakin mengganas, ibu menyusui dan anak usia 12 hingga 18 tahun di segera divaksin Gresik. Vaksin tersebut dilakukan mengingat perkembangan virus mematikan itu semakin mengkhawatirkan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini menuturkan, vaksin ini merupakan upaya preventif dalam mencegah penyebaran covid.
“Ibu yang sedang hamil serta anak-anak usia sekolah sangat menunggu kehadiran vaksin covid-19 untuk memperkuat herd imunity di dalam tubuh,” tuturnya, Selasa (29/06/2021).
Ia menambahkan, sebelumnya sejumlah ibu-ibu datang kepadanya menanyakan tentang vaksin anak-anak. Namun karena terbentur aturan, dirinya belum bisa memutuskan.
“Vaksin ini juga untuk pencapaian target pemerintah dengan melakukan target satu hingga dua juta vaksin ke masyarakat,” imbuhnya.
Selain fokus ke vaksin, dirinya juga berupaya menurunkan kasus stunting. Pasalnya, kasus pertumbuhan anak tersebut mencapai 11 hingga 12 persen.
“Meski jauh di bawah dari prosentase angka Provinsi Jawa Timur dan nasional. Namun, kami tetap berupaya untuk menekan angka prosentase stunting sampai satu digit,” ungkap Nurul Haromaini.
Melalui penambahan posyandu yang ada di setiap dusun dan desa serta mensosialisasikan pendidikan pola pengasuhan sejak dini kepada para ibu hamil.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Sementara Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Gresik Adi Yumanto menyatakan bahwa vaksin tersebut aman untuk ibu hamil dan menyusui karena sudah direkomendasi oleh BPOM.
“Vaksin aman bagi ibu hamil dan anak-anak mengingat hal ini sesuai target yang sudah dicanangkan pemerintah pusat,” pungkasnya. [dny/but]






