Surabaya (beritajatim.com) – Penampilan perdana Saddil Ramdani dalam memperkokoh gaya permainan Persebaya Surabaya di musim Super League 2026/2027 masih menjadi rahasia yang belum diungkap oleh pelatih Bernardo Tavares.
Kendati akan melakoni match home pertamanya melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Minggu besok (13/9), Persebaya belum bisa menggaransi menit bermain untuk pemain dengan posisi winger tersebut.
Kehadiran Saddil sebagai pemain baru di Persebaya dengan status pinjaman atau loan dari Persib Bandung tentu menjadi bekal siasat untuk menggali kedalaman skuad Bajol Ijo dalam bersaing di liga papan atas musim ini.
Bernardo Tavares terus terang menyatakan bahwa dirinya sudah tidak asing lagi dengan kualitas dari pemain berusia 27 tahun tersebut.
Di mana, ia pernah memantau langsung bagaimana gaya bermain Saddil ketika berada di atas lapangan, saat keduanya masih berkiprah di Liga Malaysia.
“Saya sudah mengenal Sadil sejak dia di Sabah, karena saat saya di Persepolis, kami pernah dua kali bertanding melawan timnya,” kata Tavares dalam sesi Pre-Match Press Conference (PMPC) di Stadion GBT Surabaya, Minggu (12/9/2026).
Pelatih dengan karakter menggemari pemain berposisi majemuk itu pun melirik performa Saddil sampai dengan perjalanan kariernya kembali ke tanah air.
Menurutnya, Saddil merupakan sosok pemain multitalenta yang bisa diposisikan sebagai pemain sayap kiri, sayap kanan, maupun beroperasi di belakang striker.
Oleh sebab itulah, waktu adaptasi Saddil di Persebaya Surabaya masih dinamis, serta peluang debutnya tidak bisa digaransi secara instan demi memberikan dimensi baru bagi serangan Persebaya.
“Di pertandingan-pertandingan yang ia mainkan, ia lebih banyak beroperasi sebagai sayap kanan, jadi dia bisa bermain di kedua sisi. Dia juga bisa bermain di belakang striker,” ujar Tavares.
Selain itu, minimnya menit bermain yang didapat Saddil pada musim sebelumnya dan absennya sang pemain di masa pramusim juga menjadi pertimbangan utama tim pelatih Persebaya untuk memoles pemain muda tersebut.
Dari situ, Tavares menekankan tampil dan tidak tampilnya Saddil di pertandingan menjamu PSIM Yogyakarta besok masih akan menyesuaikan dengan keputusan pelatih hingga esok hari, tergantung dengan perkembangan latihan pada hari ini.
“Dia baru saja tiba dan sudah menjalani tiga sesi latihan bersama kami. Kita lihat saja nanti dalam latihan hari ini dan besok untuk menentukan apakah dia bisa masuk dalam rencana pertandingan liga besok (melawan PSIM) atau tidak,” tutupnya.
Diketahui, pertandingan kedua musim Super League 2026/2027 antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta ini akan dihelat pada hari Minggu besok (13/9/2026) di Stadion GBT Surabaya, dimulai kick off pukul 19.00 WIB. (rma/kun)






