Blitar (beritajatim.com) – Tebing setinggi 8 meter di Dusun Wonorejo Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar longsor. Longsoran tebing juga menimpa satu rumah warga milik Ponimin yang lokasinya tidak jauh dari lokasi.
Akibatnya dapur rumah milik Ponimin rusak parah. Dinding dapur jebol usai tertimpa material longsor yang berupa tanah dan batu. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
“Iya benar kejadiannya Sabtu petang kemarin, ada satu rumah warga yang tertimpa longsor,” ungkap Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettriyanto, Minggu (22/12/2024).
Peristiwa ini terjadi wilayah Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Sabtu (21/12/2024). Guyuran hujan tersebut ternyata mengikis tebing setinggi 8 meter hingga akhirnya longsor. “Tebing belakang rumah longsor dengan ukuran panjang 15 meter, lebar 6 meter tinggi 8 meter,” bebernya.
Petugas gabungan dari TNI/Polri serta BPBD Kabupaten Blitar pun langsung mendatangi lokasi. Selain melakukan pembersihan material longsoran, petugas gabungan juga memasang terpal di lokasi tebing. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan.
“BPBD Kabupaten Blitar telah menugaskan personel untuk melakukan asesment. Melaksanakan pembersihan material longsor dan menutup area longsor dengan terpal,” tegasnya.
Dari hasil assessment, BPBD Kabupaten Blitar mengungkap bahwa di lokasi tersebut perlu pemasangan sesek bambu sebagai plengsengan penahan tanah supaya longsor lebih meluas. Sementara itu akibat bencana tanah longsor ini pemilik rumah mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. [owi/suf]






