Lamongan (beritajatim.com) – Menjelang putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, Persela Lamongan tak hanya merekrut kepala pelatih baru, namun juga manajer baru.
Diketahui, manajer baru tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut adalah Taufiq Kasrun, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Edi Yunan Achmadi.
Penunjukan Taufiq Kasrun ini cukup dramatis. Pasalnya, ia sendiri mengaku tak menduga sebelumnya. Bahkan, ia tak bisa menolak saat diminta langsung oleh pembina Persela, Yuhronur Efendi, untuk menggantikan Yunan.
“Beliau (Yuhronur) menyuruh saya untuk dekat dengan teman-teman pemain, mengawal mereka. Ketika seri satu hingga tiga. Manajer kan tidak bisa selalu hadir karena kesibukanya masing-masing,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (24/12/2021).
Bagi pencinta bola di Lamongan, nama Taufiq Kasrun cukup familiar. Selain pernah membela Persela sejak musim 2005, Taufiq juga pernah memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 dan U-23, sekaligus pernah menyandang sebagai kapten timnas.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persela-lamongan”]
Menurut pria berusia 36 tahun ini, menjadi manajer Laskar Joko Tingkir bukan pekerjaan mudah, hal itu lantaran saat ini Persela berada di zona degradasi klasemen sementara Liga 1.
Oleh sebab itu, demi memperbaiki peringkat Persela, Taufiq mengaku terus berkomunikasi dengan jajaran manajemen dan pelatih guna menyusun langkah-langkah menghindarkan tim dari turun kasta.
“Saat ini kami sedang berusaha mendatangkan pemain-pemain terbaik untuk mengisi posisi-posisi yang kosong. Insya Allah dalam waktu dekat akan ada beberapa pemain yang merapat,” terang pria kelahiran Babat tersebut.
Kini, dengan ditunjuknya ia sebagai manajer Persela, mantan pemain belakang PSHW ini juga harus selalu hadir di lapangan saat Persela menggelar latihan, sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada tim.[riq/ted]






