Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan lebat dengan intensitas lama terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/2/2024) kemarin. Akibatnya, tanggul sungai di Dusun Dadapan, Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto jebol.
Tanggul di beberapa titik jebol mengakibatkan air sungai meluber ke area persawahan dan jalan desa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat, ketinggian air luberan sungai tersebut setinggi -+ 20 cm.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, tanggul jebol pada, Senin (5/2/2024) sekira pukul 01.15 WIB. “Tanggul jebol dengan luas 2 meter x 2 meter menyebabkan luberan di Dusun Salen, Desa Salen,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Minggu terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Mojokerto. Hujan turun dengan durasi cukup lama sehingga mengakibatkan banyak tanggul yang kritis dan ada yang tergerus.
“Akibat tanggul di Dusun Dadapan, Desa Salen jebol. Air sungai meluber ke area persawahan dan jalan desa dengan ketinggian -+ 20 cm. Sawah tanaman padi umur 1 minggu tergenang seluas 56 hektar. Beruntung air tidak sampai masuk ke rumah penduduk,” katanya.
BPBD Kabupaten Mojokerto langsung ke lokasi untuk melakukan kaji cepat. Masih kata Khakim, BPBD Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan sak atau glangsing sebanyak 500 lembar dan anyaman bambu atau gedek sebanyak 30 buah untuk warga terdampak.
“Sampai pukul 10.00 WIB, air yang meluber ke area persawahan dan jalan desa di Dusun Salen, Desa Salen, Kecamatan Bangsal masih stabil. Kami memberikan bantuan glangsing sebanyak 500 lembar dan gedek sebanyak 30 buah untuk warga terdampak,” tegasnya. [tin/aje]







