Surabaya (beritajatim.com) – Sebelum memutuskan untuk melanjutkan pendidikan, ada baiknya jika matangkan dahulu jurusan yang ingin dipilih. Hal ini bisa dipertimbangkan melalui berbagai faktor, salah satunya menyesuaikan dengan passion atau skill yang dimiliki.
Selain untuk menambah ilmu dan wawasan, jurusan yang dipilih setidaknya bisa dinikmati setiap prosesnya. Jadi, tak takut jika mengerjakannya justru hanya membuat tertekan. Jika demikian, bisa jadi seseorang memang salah jurusan.
Untuk memastikan kamu salah jurusan atau tidak, perhatikan beberapa tanda-tanda berikut ini;
Tidak ada mata kuliah favorit
Hal mendasar yang menandakan bahwa seseorang salah jurusan ialah tidak adanya mata kuliah yang ia favoritkan. Hal ini terjadi karena ia merasa tidak ada satupun matkul yang ia senangi, minati, apalagi kuasai.
Hal ini biasanya baru terasa pada semester tiga ke atas. Karena pada semester satu dan dua, matkul cenderung mengangkat hal-hal basic dan general saja.
Tidak minat membicarakan perkuliahan di luar kampus
Seseorang biasanya akan bangga dan antusias membicarakan perkuliahan di luar kampus. Entah itu kepada teman tongkrongan yang beda almamater atau bahkan pada saudara yang pernah berpengalaman duduk di bangku perkuliahan.
Sebaliknya, berbeda halnya pada mereka yang merasa salah jurusan. Menurutnya membahas perkuliahan di luar kampus adalah hal yang membosankan dan tidak berguna. Tak ayal jika sebagian dari mereka justru kerap mengalihkan pembicaraan.
Fokus pada non akademik
Terlepas dari itu, ada juga mahasiswa yang justru tidak memiliki ketertarikan pada pencapaian akademik. Kebanyakan yang seperti ini biasanya anggota organisasi kampus dan panitia acara saja.
Bisa jadi karena menurutnya nilai akademik tidak menentukan pencapaian seseorang. Berbeda halnya dengan organisasi dan kepanitian yang memberikan pengalaman langsung di lapangan, bahkan sesuai minat. (fyi/ian)






