Surabaya (beritajatim.com) – Tata krama saat makan merupakan simbol bahwa Anda menunjukkan rasa hormat. Sekaligus bentuk ucapan terima kasih atas jamuan makanan yang ditujukan pada tuan rumah. Tata krama makan juga jadi perwujudan bahwa makanan yang dihidangkan menggugah selera.
Tata krama makan dari berbagai dunia tidak harus dipelajari semua, minimal Anda tahu sebelum pergi ke Negara yang ingin Anda kunjungi. Selain membawa dampak baik bagi Anda, ini juga membawa kesan positif dari Negara mana Anda berasal. Berikut ini beberapa tata krama makan dari berbagai Negara yang Anda harus tahu seperti dilansir dari Huff post, Sabtu (18/9/2021):
Menyeruput dengan cepat
Pasta, mie, hingga sup merupakan makanan yang paling umum disajikan untuk menyambut tamu di Jepang. Menyeruput ketiga makanan tesebut dengan cepat dan meninggalkan bunyi menunjukkan Anda mengapresiasi orang yang memasaknya. Semakin keras, justru semakin baik. Anda juga disarankan untuk minum kuah sup tersebut dari mangkuknya. Selain itu jangan pernah menyilangkan sumpit, menjilat sumpit, atau menancapkan sumpit Anda secara vertikal ke dalam semangkuk nasi. Ini dianggap sangat kasar di Jepang dan banyak negara Asia lainnya, termasuk China.
Menggunakan roti sebagai alat makan
Negara Perancis menggunakan roti sebagai alat makan untuk menggantikan sendok, garpu, atau pisau. Jadi saat tidak digunakan, roti berada di atas meja atau taplak meja, bukan di piring. Namun tidak semua restoran di Perancis menganut table manner ini. Selain itu seperti dilansir dari laman French together, menyembunyikan serbet jika Anda makan di restoran Perancis dianggap sangat sopan. Ketika Anda meletakkan serbet di samping piring, menunjukkan bahwa Anda sudah selesai makan.
Sendawa tanda kepuasan
Bagi sebagian orang sendawa saat sedang makan dianggap tidak sopan, di China justru sebaliknya. Sendawa apalagi dengan suara yang keras menjadi ciri Anda puasa dengan makanan yang di sajikan atau sebagai bentuk pujian kepada koki. Selain itu menyisakan makanan juga mungkin bermakna negatif, tapi di negera ini meninggalkan sedikit sisa makanan menunjukkan kepada tuan rumah bahwa ia telah memberi Anda makanan yang lebih dari cukup. (rsf/tur)






