Ponorogo (beritajatim.com) – Satu unit truk yang sedang bongkar muatan tiba-tiba terperosok sedalam 2 meter. Ini akibat tanah yang ditempati truk tersebut parkir labil.
Kejadian ini berlangsung di Dusun Dayakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel ,Kabupaten Ponorogo. Truk tersebut tidak terperosok terlalu dalam karena tertahan pohon kelapa.
Beruntung sang sopir bisa menyelamatkan diri saat truk terperosok. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tadi di Desa Wagir Lor memang ada kejadian truk terperosok dan terguling,” kata Kasubsi Penmas Sihumas Polres Ponorogo, Iptu Yayun Sriwiningrum, Kamis (3/11/2022).
Truk dengan muatan tanah dengan nomor polisi AD 1426 FH, dikemudikan oleh Gunarto (36), yang merupakan warga setempat. Sebelum kejadian naas itu, Gunarto sedang menurunkan muatan.
Nah, saat bongkar muatan itu tiba-tiba tanah atau jalan tempat parkir truk itu amblas. Amblasnya tanah itu disebabkan pipa paralon air yang pecah dan membuat tanah menjadi labil.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Ponorogo”]
“Ada paralon air yang pecah, sehingga membuat tanah labil dan menyebabkan truk itu terperosok sedalam kurang lebih 2 meter,” katanya.
Saat truk akan terperosok, Gunarto sempat duduk di balik kemudi. Beruntung, dia cepat melompat ke luar sebelum truk itu terperosok dan terguling.
Truk baru berhenti setelah tertahan oleh pohon kelapa. Saat terhenti, truk dalam posisi terbalik.
“Sopirnya berhasil melompat sebelum truk terguling. Evakuasi truk yang terperosok dan terguling itu menunggu kendaraan derek yang didatangkan dari Ponorogo Kota,” pungkas Yayun. [end/beq]






