Lamongan (beritajatim.com) – Seorang tukang kayu, Sucipto (50), warga Dusun Wudi, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan meninggal dunia akibat tersengat listrik. Dia tidak tahu sambungan kabel colokan yang akan digunakan untuk bor listrik terkelupas.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kala itu korban hendak mengebor tembok di rumah saudara iparnya, Aseman, menggunakan bor listrik pada Kamis (1/9/2022). Nahasnya, kabel yang ia bawa dan sudah teraliri listrik dari stop kontak itu terkelupas.
Sontak, Sucipto tersengat listrik saat menyentuh kabel yang hendak dia colokkan dengan bor.
“Korban tidak tahu kalau sambungan kabel panjang ke stop kontak itu ternyata isolatornya terkelupas. Lalu tangan korban saat menyentuh kabel tersebut langsung tersengat listrik, kesetrum,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro.
Anton menjelaskan, insiden itu pertama kali diketahui oleh saksi Sukijan (64). Saksi yang kaget langsung berteriak keras untuk meminta tolong.
Teriakan saksi itu didengar oleh keponakan korban bernama Novi Siswanto (26). Keponakan korban langsung berlari dan mematikan meteran listrik.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Lamongan”]
Sayangnya, sengatan listrik sudah membuat korban tak sadarkan diri. Para saksi di lokasi langsung melarikan korban ke Puskesmas Turi agar mendapat perawatan medis.
“Namun setibanya di Puskesmas Turi, korban Sucipto dinyatakan sudah meninggal dunia,” terang Anton.
Lebih lanjut, Anton menyampaikan meninggalnya korban murni karena kecelakaan. Dia memastikan tidak ada unsur sabotase.
“Dari keterangan dua orang saksi di lokasi, sudah jelas sekali kejadiannya. Korban meninggal karena murni kecelakaan,” pungkasnya. [riq/beq]






