Lamongan (beritajatim.com) – Selain menyebabkan banjir bandang yang menyapu banyak perahu nelayan di Paciran, hujan lebat pada pada Rabu dini hari (6/7/2022) juga mengakibatkan sejumlah drainase kali tak dapat menampung tingginya debit air.
Diketahui, drainase itu berada di 2 (dua) kali Lamongan, yakni Kali Gampang dan Kali Segundeng yang berada di Kecamatan Laren, Lamongan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Lamongan, Gunadi.
“Karena intensitas hujan yang tinggi pada pukul 00.15 WIB dengan durasi kurang lebih 2 jam mengakibatkan drainase di Kali Gampang dan Kali segundeng tidak dapat menampung debit air yang tinggi, sehingga banjir pun terjadi,” ujar Gunadi kepada wartawan, Rabu (6/7/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir”]
Banjir tersebut, Gunadi menjelaskan, disinyalir karena adanya pendangkalan kali serta banyaknya kawasan hutan yang kini beralih fungsi. Sehingga banjir itu pun meluber ke jalan raya Kecamatan Laren- Brondong dan permukiman Desa Gampang Sejati, Laren. “Ketinggian air banjir ini antara 5 sampai 30 cm. Banjir datang dengan durasi sekitar 1 jam, kemudian surut,” terangnya.
Tak hanya menggenangi jalan raya Laren-Brondong, tambah Gunadi, sejumlah kantor yang ada di Kecamatan Laren juga sempat tergenang, di antaranya Koramil Laren, Kantor Kecamatan Laren, Mapolsek Laren, serta jalan Desa.
“Meski hanya satu jam, banjir ini juga mengganggu aktifitas warga dan sempat merendam lahan pertanian milik warga dengan luasan lahan yang tergenang 35 hektar,” imbuhnya.
Menanggapi hal ini, Tim TRC BPBD Lamongan bersama Muspika Kecamatan Laren segera melakukan assesment lapangan dan berkoordinasi dengan unsur jajaran terkait untuk menentukan penanganan selanjutnya.
Sehingga, menurut Gunadi, banjir saat ini sudah surut dan warga mulai membersihkan sejumlah lokasi yang terimbas banjir. “Kondisi air sudah surut dan situasinya sudah kembali aman terkendali,” paparnya.
Berdasarkan data yang diserap dari BPBD Lamongan, ternyata hujan deras yang hampir merata mengguyur wilayah Lamongan juga menyebabkan sejumlah pohon yang ada di Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan tumbang. “Pagi ini tadi kami juga melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas warga,” tutupnya.[riq/kun]






