Surabaya (beritajatim.com) – Jeda pertandingan yang terlalu padat, membuat gelandang serang Persebaya asal Sumatera, Muhammad Iqbal memilih berlebaran di Kota Surabaya pada Rabu, 10 April 2024 mendatang.
Meski harus menahan rindu dengan keluarganya akibat kondisi kompetisi yang tak menentu, membuatnya tak bisa pulang kampung ke Padang Pariaman, Sumatra Barat. Padahal pulang kampung menjadi kebiasaan pemain berwajah tampan ini di momen Idul Fitri.
Namun, dengan kondisi jadwal seperti saat ini, ia memutuskan tidak mudik. Pelatih Persebaya Paul Munster hanya memberikan libur dua hari, pada tanggal 10 dan 11 April. Padahal perjalanan ke Padang menggunakan pesawat butuh setidaknya lima jam.
“Melihat jadwal libur hari raya tentunya saya tidak pulang, apabila dipaksakan tentu capek diperjalanan. Apalagi tiket waktu hari raya juga melambung tinggi, untuk itu saya lebaran di Surabaya saja,” ujar Iqbal, Sabtu (6/4/2024).
Sejak bermain di tim kasta tertinggi, baru musim ini ia berlebaran di Surabaya. Meski jauh dari keluarga menurutnya ia tetap bersyukur dengan keadaan yang ada. ”Mau tidak mau ya harus dilakukan, untungnya saya belum membeli tiket pesawat. Sementara, saya lebaran di sini dan fokus latihan terlebih dahulu,” paparnya.
Diketahui sebelumnya jadwal padat empat laga sisa Liga 1 2023/2024 membuat pemain Persebaya harus melakukan beberapa penyesuaian. Termasuk jadwal mudik lebaran. Karena pekan ke-31 akan dimainkan pada 16 April, skuad Bajol Ijo terpaksa tidak bisa mudik saat lebaran nanti.(way/kun)






