Sumenep (beritajatim.com) – Rekrutmen panitia pengawas pemilu kelurahan/ desa (PKD) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kecamatan/ Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terkendala karena tidak ada kapal yang berlayar.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Ach. Zubaidi menjelaskan, sesuai juknis, pelaksanaan wawancara terhadap calon PKD dilakukan pada 27-28 Mei 2024, dan pada 2 Juni 2024 akan dilakukan pelantikan anggota PKD. Namun khusus untuk Kecamatan/ Pulau Masalembu terpaksa harus molor dari jadwal.
“Kalau di kecamatan lain sudah tes wawancara terhadap para calon PKD. Namun khusus untuk Pulau Masalembu terpaksa ditunda, karena Panwascam-nya masih ada di Sumenep daratan setelah pelantikan,” kata , Rabu (29/05/2024).
Ia menjelaskan, untuk rekrutmen pengawas desa memang diserahkan kepada masing-masing panitia pengawas kecamatan (Panwascam). Seleksi berupa wawancara hingga pelantikan bagi yang terpilih, juga merupakan kewenangan Panwascam.
Menurutnya, sejak awal telah disampaikan bahwa ada pengecualian jadwal untuk wilayah kepulauan, apabila terkendala kapal. “Jadi bisa diplenokan beserta alasan-alasannya mengapa tidak sesuai jadwal. Ini diperbolehkan,” terangnya.
Zubaidi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Panwascam Masalembu, kapal yang akan berlayar ke Pulau Masalembu itu baru berangkat besok, Kamis (30/05/2024) dari Surabaya.
“Berangkatnya masih besok. Itupun bukan dari Kalianget, tapi dari Surabaya. Jadi teman-teman Panwascam masih harus ke Surabaya dulu, sebelum berlayar ke Masalembu. Diperkirakan tanggal 1 Juni baru tiba di Masalembu,” ujarnya.
Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. 9 kecamatan diantara merupakan kecamatan kepulauan, termasuk Masalembu. Dalam keadaan cuaca normal, untuk sampai ke Pulau Masalembu memerlukan waktu 14 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget, dan 16 jam perjalanan laut dari Surabaya. (tem/kun)






