Surabaya (beritajatim.com) – Hengkangnya Taise Marukawa yang terkesan terlalu cepat dengan Persebaya menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Tak jarang ada nitizen melontarkan komen yang tak sedap alias bully di sosial media milik Taise Marukawa maupun sang agen Aggy Eka.
Husin Ghozali salah satu pentolan Bonek menilai nitizen bebas meluapkan isi hatinya. Fenomena itu memang tidak bisa diredam dengan cepat.
Ia menegaskan jika semua komentar yang dicelotehkan para nitizen adalah hak. Alasannya karena memang jika dilihat Marukawa dan sang agen usai pertandingan langsung menghilang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bonek”]
“Kalau nitizen menyerang itu haknya mereka, ya karena Taise Marukawa dan sang agen usai pertandingan menghilang dan tiba-tiba hari ini launching di klub barunya,” ungkap pentolan yang kerap di sapa Cak Cong, Jumat (1/4/2022).
Kepindahan Taise Marukawa ke PSIS Semarang memang mengejutkan. Tetapi sebelumnya banyak informasi yang keluar di sosial media akan kepindahan Taise ke PSIS Semarang.
Hal itu terbukti satu hari pasca kepulangan Taise dari Bali, Manajemen PSIS Semarang melaunching pemain asal Hirosima, Jepang ini sebagai pemain asingnya di musim depan. [way/but]






