Kediri (beritajatim.com) – Pemilihan umum kepala daerah Provinsi Jawa Timur dan Kota Kediri akan segera dilaksanakan. Menjelang masa politik yang semakin dekat, Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri mengingatkan para Camat dan Lurah di Kota Kediri untuk menjaga netralitas.
Dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar di salah satu hotel di Kota Kediri, Plt. Kepala Bakesbangpol Kota Kediri, Tanto Widjohari, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah Pemkot Kediri untuk mewujudkan pemilu yang kondusif dan adil.
“Masa pemilihan kepala daerah ini adalah masa yang sangat rawan. Oleh karena itu, kita harus menciptakan suasana pemilu yang kondusif dan aman. Terlebih lagi, sebagai ASN, netralitas harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Tanto juga menyampaikan harapannya agar para Camat dan Lurah bisa menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. Mengingat posisi mereka sebagai garda terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, peran mereka sangat vital.

Sementara itu, Mandung Sulaksono, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Kediri, mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan Pilpres kemarin, ASN di Kota Kediri tidak tercatat melakukan pelanggaran apa pun.
“Zero pelanggaran alias tidak ada pelanggaran. Saya rasa para ASN di Kota Kediri, termasuk para Lurah dan Camat, sudah memahami peraturan dengan baik. Semoga netralitas ini tetap terjaga pada pilwali dan pilgub mendatang,” jelasnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Mandung juga mengingatkan para Lurah dan Camat untuk mengikuti setiap tahapan pemilu sesuai dengan pedoman dan aturan yang berlaku. Menurutnya, posisi Camat dan Lurah sangat strategis dan berpengaruh.
“Selama tahun politik ini, pengawasan ketat dilakukan, terutama kepada rekan-rekan Camat dan Lurah yang akan banyak mendapat sorotan mengingat posisinya yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mandung meminta para Camat dan Lurah untuk selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat guna meminimalisir konflik dan menjaga kondusifitas, terutama di tahun politik ini. [nm/ian]






