Warga Gresik yang mengalami kesusahan saat sanak keluarganya meninggal dunia tak perlu repot lagi sewaktu membutuhkan mobil jenazah. Ini karena pemerintah
KUMPULAN BERITA warga gresik
M.Suwandi (36) terpaksa merasakan bogem mentah dari warga Perumahan Omah Indah Kecamatan Menganti, Gresik. Suwandi menjadi bulan-bulanan warga
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik menndorong warga beralih ke KTP digital. Hal ini karena baru 20.018 warga
Warga Gresik yang terjaring Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) masih cukup banyak. Para pelanggar didominasi kendaraan jenis sepeda motor.
Kasus penganiayaan dan kekerasan yang menyebabkan warga Gresik meninggal dunia kembali terjadi. Kali ini dialami Mujiono (40) warga Desa Kesamban Kulon
Gresik (beritajatim.com) – Hidayatus Tsaniah (24), alumni Universitas Islam Malang (Unisma) yang juga warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, menjadi…
Gresik (beritajatim.com)- Masyarakat Gresik bakal menerima menerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. Hal itu menyusul meroketnya harga minyak goreng.…






