Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto telah mengikutsertakan kurang lebih 540 ribu warga dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Sebanyak 323 ribu peserta di antaranya masih aktif.
KUMPULAN BERITA Wabup Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman
Calon bupati Muhammad Fawait dan calon wakil bupati Djoko Susanto memenangi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024).
Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman mencoblos pemilihan kepala daerah di Tempat Pemungutan Suara 14, Lingkungan Talangsari, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024).
Bupati Hendy Siswanto tak sempat beristirahat dua hari terakhir. Setelah hanya tidur satu jam, dia salat subuh di Masjid Raudlotul Muchlisin, dan kemudian mencoblos di Tempat Pemungutan Suara 20, Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024).
Lingkaran Survei Indonesia (LSI)-Denny JA menyiapkan hitung cepat (quick count) hasil pemungutan suara pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (27/11/2024).
Tim pemenangan pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman menurunkan sendiri alat peraga kampanye pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sejak 23 November 2024 malam.
Pasangan calon nomor urut 1, Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman meminta maaf dan berterima kasih kepada semua pihak, dalam pidato penutup debat antarpasangan calon kepala daerah putaran ketiga, di Hotel Cempaka Hill, Kabupaten Jember, Sabtu (23/11/2024) malam,
Pasangan calon nomor urut 2, Muhammad Fawait dan Djoko Susanto, menutup debat pasangan calon putaran ketiga pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan parikan.
Dua calon wakil bupati, Muhammad Balya Firjaun Barlaman dan Djoko Susanto, memiliki penilaian berbeda terhadap karakter orang Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Djoko Susanto, calon wakil bupati nomor urut 2, menyebut Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum pernah menerbitkan regulasi tentang pekerja migran Indonesia.









