Ninna Rohmawati, dosen gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebutkan sejumlah makanan dan minuman yang perlu dihindari selama Ramadan.
KUMPULAN BERITA UNEJ
Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, membangun bisnis roti dari laboratorium kewirausahaan. Kampus ini juga segera mengembangkan bisnis kafe.
Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memiliki Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni baru bernama Fendi Setyawan. Dia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris II Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).
Lucky Aryo Aji Perdana, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terpilih menjadi Duta Literasi Keuangan atau Financial Education (Findu) Partners yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setempat.
German Academic Exchange Service (DAAD) mengundang Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dan 10 peguruan tinggi negeri lain di Indonesia untuk semakin mengintensifkan kerja sama antara universitas-universitas di Indonesia dengan University of Applied Sciences di Jerman.
Muhammad Iqbal, pengamat komunikasi politik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, memperkirakan partisipasi pemilih meningkat dalam pemilu kali ini.
“Upaya paling cerdas dan bermartabat menghentikan praktik politik uang adalah dengan cara mengedukasi dan budayakan literasi politik secara dialogis. Tujuannya menumbuh-suburkan nalar kritis rakyat dalam berdemokrasi.”
“Sebagian besar dari pemerintah setidaknya melakukan kampanye pemilu, dan memang demikian secara retoris berkomitmen untuk mengizinkan warga negara memberikan suara untuk memilih pemimpin yang akan memerintah mereka. Namun, di banyak tempat, pilihan tersebut tidak banyak lebih dari sekadar ilusi: kontes ini dicurangi sejak awal.”
Iwan Taruna kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Jember 2024-2028. Ia punya pekerjaan rumah penting untuk membenahi perguruan tinggi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tersebut.
Sebenarnya banyak akademisi yang berharap mendengar penjelasan soal food estate dan impor pangan. “Kami dari teknologi pangan menunggu itu. Banyak peneliti yang mengeksplorasi sumber-sumber pangan lokal, tidak ada dukungan signifikan dari pengambil kebijakan. Malah impor mematikan teknologi yang dikembangkan para peneliti,” kata Yuli.









