Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah setempat. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama para sopir angkutan, nelayan, dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan solar bersubsidi.
TERKINI
- Siap Tampil ‘Habis-habisan’, Perssu Sumenep Satu Grup dengan Persebaya di Piala Suratin U-17
- Pelatih Deltras FC Bocorkan Perburuan Pemain Asing, Komposisi Hampir Lengkap
- Buaya 3 Meter Muncul ke Permukaan di Gresik, Warga Diminta Waspada
- Bursa Ketua Umum PBNU Menghangat, Gus Ipul: NU Tidak Kekurangan Kader Pemimpin
- Solusi Bangun Indonesia dan Dinkes Tuban Perkuat Pengasuhan Anak Lewat Program TAMASYA
- Bupati Pamekasan Target Perputaran Ekonomi Rp 5 M dalam ‘Koperasi Explore 2026’
- Gelontorkan Rp8,15 Miliar, Kawasan Makam Batoro Katong Ponorogo Bakal Disulap Lebih Ramah Peziarah
- Tunggakan Retribusi 690 Kios Capai Rp961 Juta, Pemkab Mojokerto Tempel Stiker Penertiban

