Polisi mengidentifikasi inisial A, anak kandung Nuraini, sebagai terduga pelaku pembunuhan di Ponorogo. Adik pelaku ungkap sosok A yang pendiam dan punya beban emosional.
KUMPULAN BERITA Ponorogo
Berita Ponorogo Terbaru Hari Ini
Ponorogo (beritajatim.com) — Struktur kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menghadapi kekosongan signifikan. Sedikitnya ada 9 jabatan…
Kematian tragis Nuraini (55), janda asal Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, terus menyisakan tanda tanya.
Satreskrim Polres Ponorogo berhasil melacak jejak terduga pelaku pembunuhan Nuraini hingga ke Gunungkidul. Pelaku berinisial A diduga merupakan anak kandung korban.
Hasil otopsi RS Bhayangkara Kediri mengungkap penyebab kematian Nuraini di Golan Ponorogo. Luka sayat di leher picu pendarahan hebat dan menjadi penyebab utama.
Gempa Magnitudo 5,5 mengguncang Pacitan dan terasa kuat hingga Ponorogo (27/1/2026). Warga panik berhamburan keluar rumah, BMKG nyatakan tidak berpotensi tsunami.
Kondisi jenazah Nuraini (55), janda asal Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, menunjukkan tanda-tanda kematian yang diperkirakan telah berlangsung
SMK Kesehatan BKM Ponorogo, program MBG menjelma sebagai ruang pembelajaran nyata tentang gizi, kesehatan, dan pola hidup sehat bagi generasi muda.
Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri otopsi jenazah Nuraini, janda asal Ponorogo yang tewas bersimbah darah. Polisi temukan luka benda tumpul di kepala korban.
Satreskrim Polres Ponorogo temukan luka benda tumpul pada jenazah Nuraini (55) di Desa Golan. 23 barang bukti disita dan keberadaan sang anak kini diburu polisi.







