Baru baru ini di Ngawi, Jawa Timur, kembali terjadi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi milik warga. Dalam dua pekan terakhir, sapi mati.
KUMPULAN BERITA pmk
Kasus sapi mati mendadak yang diduga akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus meningkat di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Lebih dari 40 ekor sapi mati.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui peternak di Ngawi. Dalam waktu singkat, beberapa sapi dilaporkan mati mendadak akibat penyakit ini, memicu
Dinas Peternakan Lamongan tingkatkan kewaspadaan terhadap PMK dengan sosialisasi, vaksinasi, dan edukasi peternak. Kasus diperkirakan meningkat Februari 2025.
Populasi sapi di Jawa Timur (Jatim) terbesar di Indonesia. Data 2023 menunjukkan jumlah populasi sapi di provinsi ini mencapai 5,07 juta ekor.
Kasus PMK kembali muncul di Kabupaten Pasuruan dengan 99 kasus pada Desember 2024. Simak penyebab, wilayah terdampak, dan langkah pencegahannya di sini.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono mendesak Dinas Peternakan (Disnak) Jatim segera bertindak untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
Sidoarjo (beritajatim.com) – Gudang PT Jaya Jagat Raya Transport Limbah B3 di Tambak Sawah Kec. Waru, tepatnya depan PT Megasurya…
Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar kembali menorehkan prestasi membanggakan di regional Jawa Timur. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian…
Pelaksanaan vaksinasi PMK Kabupaten Blitar menduduki peringkat 4 teratas se Jawa Timur. Tingginya capaian vaksinasi lebih dari 90 persen.








