Film ‘Yang Tak Pernah Hilang’ mewariskan ingatan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) penculikan dua aktivis mahasiswa pada 1998 kepada sejumlah mahasiswa yang hadir di Aula Sutan Takdir Alisjahbana, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025) sore.
KUMPULAN BERITA penculikan aktivis
“Film Yang (Tak Pernah) Hilang ini harus dilihat dalam konteks sejarah masa depan, bagaimana peradaban dibangun dengan sebuah tanggung jawab, kejujuran, keterbukaan, yang sampai hari ini absen.”
Muhaimin Iskandar, calon wakil presiden nomor urut 1, mendapat hadiah buku ‘Kronik Penculikan Aktivis dan Kekerasan Negara 1998’ dari peserta acara ‘Slepet Imin’, di halaman Kota Cinema Mall, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2024) malam.
Jakarta (beritajatim.com) – Keluarga 13 aktivis ‘98 meminta pemerintah segera memastikan status saudara dan anak mereka yang hilang. Permintaan ini…
Jakarta (beritajatim.com) – Faisol Reza Anggota DPR-RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa mengirimkan surat untuk Ketua DPR RI perihal rekomendasi tentang…




