Menjadi pekerja migran menawarkan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Namun, di balik julukan pahlawan devisa, banyak pekerja migran menghadapi risiko hukum, perceraian, hingga dampak buruk bagi anak-anak yang ditinggalkan. Simak realitasnya di sini.
KUMPULAN BERITA migran
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) melatih 29 migran di Surabaya untuk menjadi kader kesehatan. Mereka dilatih terkait pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan jiwa, fisik, dan keluarga.
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama International Organization for Migration Perserikatan Bangsa-Bangsa (IOM PBB) melakukan pengabdian
Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 197 Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada Sabtu (12/6/2021) kemarin telah kembali pulang ke daerah asal. Mereka…
Bojonegoro (beritajatim.com) – Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang kini sudah dipulangkan atau direpatriasi ke negara…
Mojokerto (beritajatim.com) – Ada sekitar 14 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari sejumlah negara akan pulang ke Indonesia jelang lebaran…
Malang (beritajatim.com) – Upaya jemput bola mulai dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang apabila dalam waktu dekat, negara-negara tujuan…
Jakarta (beritajatim.com)– Presiden RI Joko Widodo dukung Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk melawan sindikasi penempatan Pekerja Migran Indonesia…
Ponorogo (beritajatim.com) – Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang menjadi kantong-kantong pekerja migran Indonesia (PMI). Data…
Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI) memulangkan ribuan WNI Korban Perdagan Orang (KPO) pada tahun 2017-2018. Dari jumlah…









