Meski sudah dibuka kembali, pelaku usaha di kawasan Gunung Bromo belum merasakan dampak positifnya. Hal itu karena jumlah pengunjung belum normal.
KUMPULAN BERITA Gunung Bromo
Baru hari pertama dibuka, kawasan wisata Gunung Bromo sudah dipadati pengunjung. Terhitung ada ratusan pengunjung yang memadati kawasan wisata Gunung Bromo.
Setelah dibukanya kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) salah satu tetua adat suku Tengger lakukan ritual.
Meski api dampak bukit kebakaran bukit Teletubis mulai padam, Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan terus lakukan pemantauan
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Probolinggo menjadi perhatian nasional. Hingga hari ini tim gabungan
Kebakaran lahan di Gunung Bromo saat ini telah meluas sampai wilayah Kabupaten Pasuruan. Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi
Bhabinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan Babinsa (Bintara Pembina Desa) dari Koramil Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo
Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Septi Eka Wardhani menyatakan kebakaran di Gunung Bromo mulai terkendali.
Fenomena kemunculan embun upas atau frost di Gunung Bromo menyita perhatian wisatawan. Fenomena itu pada tahun ini pertama kali diposting @Bromonesia.
Khofifah Indar Parawansa menikmati ikon wisata baru di Gunung Bromo yaitu Jembatan Kaca Seruni Point, yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)









