Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah…
KUMPULAN BERITA cuaca ekstrem
BPBD Pacitan imbau nelayan dan wisatawan waspada gelombang tinggi 2,5 meter akibat angin musim timuran hingga 9 Mei 2025.
Cuaca ekstrem di masa pancaroba sebabkan tiga bencana di Jrengik, Sampang. BPBD tangani longsor dan pohon tumbang tanpa korban jiwa.
Sebagian besar wilayah Banyuwangi mulai masuk musim kemarau sejak April 2025. BMKG imbau masyarakat waspadai cuaca panas dan jaga kesehatan
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur pada 20–27 April 2025. Masyarakat diminta waspada terhadap banjir, longsor, dan angin kencang
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa jembatan yang roboh merupakan jembatan desa dengan konstruksi semi permanen. Struktur yang tidak cukup kokoh tak mampu menahan derasnya arus banjir.
Rumah di Ngariboyo, Magetan, roboh akibat hujan deras. BPBD dan tim terkait segera melakukan penanganan serta menyalurkan bantuan darurat kepada korban.
Hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah timur Pacitan sejak Senin (24/2/2025) siang. Akibatnya, tanah longsor melanda beberapa titik di Kecamatan Ngadirojo, dan menyebabkan kerusakan pada rumah warga.
Cek prakiraan cuaca di Ngawi, Magetan, dan Ponorogo pada 18 Februari 2025. Hujan ringan hingga angin kencang diperkirakan melanda wilayah ini.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, mengakibatkan pohon tumbang dan sejumlah rumah rusak, Senin (17/2/2025).









