Dampak yang terjadi saat musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro mulai merambah lahan persawahan. Sejumlah petani mengeluhkan tanaman mereka rusak.
KUMPULAN BERITA BPBD Bojonegoro
Kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro meluas ke daerah yang sebelumnya belum pernah terdampak. Salah satunya di Desa Penganten, Kecamatan Balen.
BPBD Kabupaten Bojonegoro telah mendistribusikan sebanyak 401 tangki air bersih dengan kapasitas tangki 5.000 liter untuk korban kekeringan.
BPBD Bojonegoro bersama potensi SAR gabungan melakukan penyisiran Sungai Bengawan Solo untuk mencari dugaan orang tenggelam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mendata, jumlah wilayah yang terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo semakin meluas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mendata ada 18 desa di 6 kecamatan yang terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo
Meski sudah turun hujan beberapa kali, sejumlah daerah di Kabupaten Bojonegoro masih kesulitan mendapat air bersih. Sehingga permintaan air bersih terus ada.
Kasi KL BPBD Kabupaten Bojonegoro Agus Purnomo mengimbau warga tepian Sungai Bengawan Solo tetap waspada saat melakukan aktifitas di sungai.
Krisis air bersih dampak musim kemarau di Kabupaten Bojonegoro semakin meluas. Hingga Senin (21/08/2023), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro
Bojonegoro (beritajatim.com) – Gempabumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Tuban dirasakan sejumlah warga di Bojonegoro. Gempabumi terjadi dengan kekuatan magnitudo…






