Bojonegoro (beritajatim.com) – Gempabumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Tuban dirasakan sejumlah warga di Bojonegoro. Gempabumi terjadi dengan kekuatan magnitudo 6.9, pada jarak 65 km arah barat laut Tuban dengan kedalaman 643 km, pada pukul 16.55 WIB, Jumat (14/04/2023).
Dampak gempabumi tersebut sejumlah warga Bojonegoro mengaku sempat merasakan getarannya. Salah seorang warga Bojonegoro, Moch Ikhwanudin mengaku merasakan gempabumi itu tidak lebih dari 1 menit. “Semoga tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/bmkg-beri-peringatan-dini-gempa-susulan-di-perairan-tuban/
Sesuai dengan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Gempabumi tersebut akibat adanya aktivitas deformasi slab pull pada lempeng Indo-Australia yang tersubduksi hingga di bawah laut Jawa.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, adanya gempabumi yang terjadi di Kabupaten Tuban tidak berdampak pada kerusakan maupun kestabilan bangunan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. [lus/kun]






