Golden time pencarian korban Ponpes Al Khoziny berakhir, tim SAR dan BNPB mulai evakuasi menggunakan alat berat untuk percepat proses.
KUMPULAN BERITA Sidoarjo
Berita hari ini di kabupaten Sidoarjo
Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan tiga lantai di Lembaga Pesantren Al Khoziny, Buduran, terus mendapat perhatian serius dari aparat keamanan.
Polresta Sidoarjo turunkan 208 personel amankan evakuasi reruntuhan Ponpes Al Khoziny, didukung TNI, Basarnas, BNPB, dan Sat Brimob Jatim.
Proses pencarian korban tertimbun runtuhan bangunan tiga lantai dan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo mulai dilakukan dengan menggunakan alat berat
Menjelang berakhirnya masa golden time 72 jam, Tim SAR gabungan menggelar asesmen terakhir untuk menentukan langkah pencarian korban tertimbun reruntuhan bangunan
Memasuki hari keempat pasca runtuhnya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo, tim SAR gabungan mulai mempertimbangkan penggunaan alat berat
Suasana duka masih menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Biddokkes Jatim menyediakan tiga Posko Polda Disaster Victim Identification (DVI) selama berlangsungnya operasi pencarian korban runtuhnya bangunan di Lembaga Pesantren Al Khoziny, Buduran.
Upaya pencarian korban di reruntuhan bangunan tiga lantai Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo terus menunjukkan perkembangan.
Sudah 3 hari sejak Senin (29/9/2025) sampai Rabu (01/10/2025), Jalan Khr. Abbas II, Buduran, Sidoarjo dipenuhi ribuan manusia.









