Surabaya (beritajatim.com) – Bagi penggemar kopi, jenis biji kopi bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian demi mendapat kenikmatan. Cara seduh kopi juga jadi pertimbangan cita rasa. Kalian menikmati kopi pasti sudah akrab dengan penyeduhan tubruk yang khas Indonesia, atau seduhan V60, ataupun Vietnam Drip.
Selain cara seduh yang akrab digunakan penikmat kopi Indonesia itu, ada cara seduh kopi bernama Syphon. Di Indonesia memang tidak banyak yang mengetahui syphon sebagai salah satu manual brewing. Salah satu alasannya karena memerlukan waktu lama, sehingga kurang efisien. Untuk membuat sebuah kopi menggunakan alat ini kita memerlukan waktu kurang lebih 30 menit dimulai dari persiapan hingga hasil akhir kopi disajikan.
Metode seduh ini banyak digemari oleh masyarakat Jepang. Meski demikian, metode Syphon tidak berasal dari negeri Sakura. Syphon sudah diperkenalkan sebagai metode manual brewing di eropa pada tahun 1830 pertama kali diperkenalkan di negara Perancis dan Jerman. Selanjutnya Syphon menyebrang ke amerika dan seluruh dunia, hingga akhirnya menjadi alat penyeduh favorit di negara-negara asia timur seperti korea dan jepang.
Syphon merupakan metode seduh manual brewing. Jika dilihat dari penampakan bentuknya alternatif penyeduhan cukup unik karena alat mirip dengan bahan di laboratorium. Terdiri atas dua tabung utama yang berhubungan langsung dengan tabung kaca kapiler dan terdapat api pemanas pada bagian bawah.
Tidak seperti mesin kopi otomatis yang menghasilkan espresso. Tabung kaca paling bawah Syphon, menghasilkan kopi akhir yang seimbang antara air dan kopi. Mengingat air yang di dapat untuk brewing kopi merupakan air hasil suling dari pemanas tabung paling bawah.
Sejak pertama kali dipatenkan pada kurun 1830. Material kaca dari syphon menggunakan kaca pyrex sehingga tahan terhadap panas. Tujuannya agar tabung bisa memanaskan air hingga naik ke atas. Api pemanas tabung bawah syphon berbahan spiritus.
Syphon secara prinsip sebenarnya menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan seni membuat kopi. Seperti telah disinggung di atas. Syphon menggunakan teknik suction yang dihasilkan oleh uap panas yang mengalir ke atas melewati pipa kapiler sehingga membasahi kopi di tabung atas untuk proses brewing kopi.
Biasanya air kopi hasil dari alat Syphon ini memiliki warna coklat keemasan tergantung dari jenis kopi yang digunakan. Dari segi rasa, metode syphon menghasilkan cita rasa kopi yang balance, sangat pas bagi penggemar yang tidak terlalu suka manis, ataupun pahit. Tertarik mencoba syphon? Bisa jadi opsi belajar seduh kopi selama PPKM. (dan/tur)






