Mojokerto (beritajatim.com) – Sebagai bentuk dukungan atas kembalinya tim PS Mojokerto Putra (PSMP) berlaga di musim 2022, suporter MP Loyalis 2001 memberikan jersey kepada tim. Jersey berwarna merah garis hitam tersebut diterima Pelatih PSMP, Kapten Tim dan satu orang perwakilan pemain.
Jersey dengan tulisan PSMP is back tersebut diserahkan di salah satu cafe yang terletak di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (4/9/2022). Puluhan suporter tim berjuluk Laskar Majapahit tersebut memenuhi bangku cafe. Acara dikemas sederhana namun berkesan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”psmp”]
Selain memberikan jersey serta piagam bagi suporter yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, acara tersebut juga sebagai ajang perkenalan. Mengingat pelatih maupun pemain tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto ini baru bergabung.
Dalam kesempatan tersebut, Pelatih PSMP Teddy Arif Prianto membawa Asisten Pelatih Samsul Jepang dan Pelatih Kiper Buadi. Pelatih juga membawa Kapten Tim dan beberapa pemain untuk diperkenalkan kepada suporter yang hadir.
Pelatih PSMP, Teddy Arif Prianto mengucapkan terima kasih kepada suporter MP Loyalis 2001. “Luar biasa sekali, kami tim pelatih dan seluruh tim mengucapkan terima kasih. Support sungguh luar biasa sekali, suatu kehormatan dan tanggungjawab kita juga untuk berprestasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator MP Loyalis 2001, Usman mengatakan, sebelumnya tim mengalami kendala terkait jersey pressition sehingga suporter tergerak untuk membantu. “Suporter juga mencari sponsor dan kebetulan suporter banyak yang memiliki toko baju. Seperti RCM, Pinalti Company dan lain-lain,” katanya.
Usman menjelaskan, selama kurang lebih dua minggu suporter mengumpulkan donasi dan berhasil membuat jersey untuk tim PSMP. Sehingga dalam kesempatan tersebut, jersey dari hasil donasi suporter diberikan kepada tim. Menurutnya, kendala yang dihadapi suporter adalah untuk mengumpulkan suporter.
“Satu-dua mingguan, yang lama itu mengumpulkan suporter karena lama tidak berkumpul. Produksi juga cepat, tidak sampai seminggu. Desain jersey dari teman-teman sendiri karena dari suporter banyak yang bisa mendesain jersey,” ujarnya. [tin/suf]






