Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi dewasa memang tidak semudah apa yang pernah dibayangkan sebelumnya. Nyatanya ada beragam hal yang harus dipertanggungjawabkan. Tentu saja dengan level yang lebih berat.
Hal ini yang kemudian membuat mereka, para orang dewasa menjadi mudah stres hingga mengalami trauma pada suatu hal. Berikut ini beberapa sumber trauma yang kerap dialami orang dewasa, di antaranya;
Ditinggal orang yang disayangi
Pernahkah kamu merasakan ditinggal oleh seseorang yang paling kamu sayang? Misal keluarga, sahabat, pasangan, atau bahkan anak. Tentu saja yang pernah mengalaminya tahu betul rasa sakitnya. Tak jarang justru hal tersebut meninggalkan trauma tersendiri bagi mereka.
Masalah ekonomi atau finansial
Keluhan perihal ekonomi atau finansial memang cukup banyak menjadi alasan utama sumber trauma seseorang. Entah mungkin karena faktor dipecat dari pekerjaan, hutang dan tanggungan yang menumpuk, hingga usaha yang bangkrut. Semua permasalahan seperti itu memang cukup lekat pada orang dewasa.
Kesepian kronis
Menjadi dewasa juga kerap mengalami rasa kesepian yang begitu mendalam. Mungkin dalam pikiran seseorang melulu pada orang dewasa yang tak kunjung menikah, padahal tidak selalu begitu. Ada saat di mana seseorang yang sudah berumahtangga bahkan masih merasakan kesepian kronis. Hal ini dapat terjadi karena dalam keluarga tidak ada kepedulian satu sama lain.
Efek lingkungan
Efek lingkungan sekitar juga bisa menjadi sumber trauma orang dewasa. Mulai dari dampak perang, bencana alam, dan hal-hal sejenis yang terjadi di lingkungannya. Terlebih para orang dewasa pada dasarnya sudah memiliki banyak pemikiran dalam berbagai hal. Tak ayal jika bertambahnya efek lingkungan tersebut justru membuatnya semakin stres atau depresi.
Kekerasan fisik atau mental
Tak hanya anak-anak, nyatanya kekerasan fisik ataupun mental bisa dialami juga oleh orang dewasa. Mungkin dalam suatu kasus terjadi di dalam rumah tangga atau KDRT, perceraian, dan lain sebagainya. Kondisi seperti ini tentu saja dapat menjadi pemicu timbulnya trauma pada orang dewasa. (Fyi/ian)






