Jember (beritajatim.com) – Menit ke-6 Final Liga Santri, penyerang tengah Nuan United, Reza Aditya Ardiansyah, berlari cepat dari sayap kanan menerobos kotak penalti PPNA FC. Bola dia operkan cepat ke tengah kotak penalti, langsung disambar Mochammad Ferdiansyah.
Sekejap, bola meluncur menjebol gawang PPNA FC. Gol Ferdiansyah ini menjadi satu-satunya gol dalam partai final Liga Santri Piala Kasad Regional Jember, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (15/7/2022) sore.
Nuan United dari Pondok Pesantren Nurul Anwar, Kecamatan Silo, akhirnya menjadi juara. Klub ini mengalahkan PPNA FC dari Pondok Pesantren Nahdlatul Arifin, Kecamatan Ambulu, dengan skor 1-0.
Ferdiansyah tak hentinya menebar senyum setelah menjadi pahlawan Nuan United dalam pertandingan itu. Sebelumnya, dia sudah mencetak dua gol ke gawang Latahzan FC dalam babak penyisihan Grup B.
“Alhamdulillah, berkat dukungan teman-teman, saya bisa mencetak gol di partai final ini,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”liga-santri”]
“Tidak sia-sia saya berlatih pada siang dan sore hari. Hasilnya ada di final ini. Saya sudah bermain sepak bola di pondok sejak SMP kelas 1,” kata lelaki kelahiran 2007 ini.
Ferdiansyah berterima kasih atas dukungan kiai dan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Anwar. “Tanpa dukungan mereka, kami bukan apa-apa. Alhamdulillah, di Nurul Anwar sudah tersedia tim sepak bola,” kata gelandang bernomor punggung 12 ini.
Nuan United akan mewakili Jember dalam Liga Santri tingkat Korem. “Sebagai tim persiapan kami akan lebih matang lagi untuk mewakili Kabupaten Jember. Saya pribadi ingin masuk ke Tim Nasional Indonesia U16,” kata Ferdiansyah. [wir/beq]






