Lumajang (beritajatim.com) – Hingga Sabtu (8/6/2024) siang, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban keempat tanah longsor di area pertambangan pasir Dusun Supit, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Upaya pencarian yang sudah memasuki hari kelima ini belum membuahkan hasil.
Korban terakhir yang belum ditemukan bernama Junaidi, warga Dusun Karang Suko, Desa Tamansatrian Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Junaidi yang bekerja sebagai sopir tambang pasir tertimbun longsor bersama tiga orang lainnya pada Selasa (4/6/2024).
“Pencarian terus dilakukan dengan menggunakan bantuan 4 alat berat dan K-9 anjing pelacak,” ujar Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi Bencana BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono.
Menurut Yudhi, proses pencarian terhambat oleh material tanah longsor yang dalam. Oleh karena itu, dilakukan penyemprotan air agar tanah menjadi lebih mudah digali oleh alat berat.
Selain itu, cuaca hujan dan kabut tebal di daerah Pronojiwo dan Candipuro juga menjadi kendala dalam proses pencarian. Jarak pandang yang terbatas membuat tim SAR kesulitan untuk menemukan korban.
Rosid, relawan Bencana Gunung Semeru, menghimbau para penambang untuk selalu waspada terhadap potensi tanah longsor, terutama saat hujan. Warga yang ingin menyaksikan proses pencarian juga diimbau untuk tidak mendekati tebing karena membahayakan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari Junaidi. Operasi pencarian akan dilanjutkan hingga korban ditemukan. [ian]






