Mojokerto (beritajatim.com) – Hari kedua, laga kedua Liga 3 Grup F antara Ngawi FC vs Naga Emas Asri digelar di Stadion Gajah Mada Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Minggu (7/11/2021) sore. Tim Ngawi FC berhasil mengalahkan tim tamu, Naga Emas Asri dengan skor 1-0.
Pelatih Kepala Naga Emas Asri, Agus Trianto mengatakan, dari segi permainan anak asuhnya sudah menjalankan instruksi tim pelatih. “Tapi dari skor, kita belum rejeki saja. Hasil kekalahan ini, melawan AC Majapahit harus fight demi kemenangan,” ungkapnya.
Menurutnya, dari hasil pertandingan Minggu sore tersebut yang harus dievaluasi adalah finishing touch (sentuhan akhir). Anak asuhnya merupakan pemain binaan dari Sekolah Depak Bola (SSB) Tulungagung. Sehingga Liga 3 Jatim merupakan wadah untuk mencari pengalaman.
[berita-terkait number=”5″ tag=”liga-3″]
“Sebenarnya, programnya untuk mencari pengalaman anak-anak dulu tapi kalau kita bisa menang, bisa lolos ya alhamdulillah. Gtu aja. Targetnya cuma itu sana, pembinaan untuk anak-anak saja targetnya. Pemain mudah-mudah semua, Liga 3 Jatim untuk mencari pengalaman saja,” katanya.
Kapten Naga Emas Asri, Muhammad Galih Firmansyah menambahkan, jika permainan timnya karena kepemimpinan wasit sehingga mental down. “Mungkin anak-anak juga gara-gara wasit tadi. Iya,” tuturnya.

Targetnya harus menang di semua pertandingan. Sementara untuk evaluasi yang harus dilakukan yakni kurangnya komunikasi antar pemain di lapangan dan kondisi pemain. Terkait banyaknya anak asuhnya mengalami kram di lapangan karena terjadi miss terkait jadwal di laga kedua.
“Di mana kita main kedua itu kan, stretching (peregangan) ternyata tidak bisa maksimal. Di tahan di room, kemudian di taruh di belakang itu menyebabkan kami, pemain-pemain otot-otot nya belum siap. Iya, kita meraih poin 3 di pertandingan tadi,” ujarnya.
Kapten Ngawi FC, Hilmy Setia Kusuma menambahkan, babak pertama di menit terakhir banyak peluang namun permainan kurang maksimal. “Kondisi fisik karena kemarin kita main seharusnya Kamis, ternyata Jumat jadi jedanya terlalu dekat. Makanya anak-anak banyak yang kondisi kurang baik karena jeda,” paparnya.
Seharusnya ada jeda dua hari, pertandingan pertama dengan kedua namun Ngawi FC hanya mendapatkan jeda waktu satu hari. Untuk pertandingan selanjutnya, lanjut Kapten, dari segi evaluasi menjadi kondisi fisik sehingga diharapkan bisa dimaksimalkan lagi dan fight di lapangan.
Pada pertandingan hari ketiga, Rabu (10/11/2021) besok, AC Majapahit akan menghadapi Ngawi FC pada, pekan depan di pertandingan pukul 13.15 WIB. Sementara di hari yang sama, Bumi Wali FC akan menghadapi tuan rumah Mojosari Putra pukul 15.15 WIB. [tin/kun]






