Madiun (beritajatim.com) – Mobilitas masyarakat jelang libur Natal Dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan naik. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) diprediksi bakal mengalami kenaikan meski tak setinggi Idul Fitri yang diiringi dengan momen mudik lebaran. Khususnya di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Madiun Fuel Terminal Manager Yuri Ristanto mengklaim jika stok BBM diperkirakan aman di saat momen libur Natal dan Tahun Baru. Pihaknya menyebut jika konsumsi masyarakat biasanya naik hingga total 2.500 kiloliter (KL) untuk berbagai jenis BBM utamanya Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Bio Solar, Dexlite dan Pertamina Dex.
“Kami kan melayani di beberapa daerah termasuk Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, dan sebagian kecil di Nganjuk. Konsumsi harian saat libur Nataru diperkirakan naik 2.500 KL dari hari biasanya 5.000 KL,”kata Yuri Ristanto saat ditemui di FT Madiun, Senin (7/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”bbm”]
Untuk hari biasa, stok yang ada di Terminal Bahan Bakar Minyak di Madiun cukup untuk tiga hari khususnya untuk BBM dengan konsumsi tinggi seperti pertalite dan bio solar. Untuk BBM jenis pertamax turbo dan pertamina dex maksimal bisa cukup untuk dua minggu tergantung konsumsi masyarakat.
“Nah, kalau untuk Nataru ini masih cukup. Karena tak hanya stok yang ada di FT ini masih ada floating stocks yakni dari FT Surabaya dan Jogjakarta yang dikirim ke kami. Baik stok yang ada di sini dan floating stock masih cukup untuk mengcover kebutuhan sejumlah daerah yang ada di bawah tanggung jawab kami,” kata Yuri.
Untuk distribusinya, pihaknya menjamin armada siap. Total ada 55 mobil tangki mulai kapasitas 32.000 liter, 24.000 liter, dan 8.000 liter. Sementara, untuk truk tangki kapasitas 5.000 liter ada 15 unit dan hanya bertugas untuk memasok di pertashop.
“Untuk pelayanan di SPBU kami punya 55 unit, kami punya yang terbesar yakni 35KL itu ada 4 unit, 16 KL ada 24 unit, yang 8 KL ada sekitar 10. Untuk pelayanan pertashop itu pakai truk yang kapasitas 5KL total ada 15 unit. Jika tidak ada kendala di jalan, distribusi pasti lancar,” katanya sembari menyebut semua armada dalam kondisi prima. (fiq/kun)






