Surabaya (beritajatim.com) – STIE Perbanas akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Hayam Wuruk Perbanas. Proses administrasi perubahan bentuk dari perguruan tinggi menjadi universitas ini memakan waktu lebih dari satu tahun.
Transformasi tersebut berdasarkan pada Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Nomer: 126/E/O/2021 tanggal 9 April 2021 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekonomi Perbanas di Kota Surabaya menjadi Universitas Hayam Wuruk Perbanas di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur yang dilenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur.
Penyerahan surat keputusan ini pun diberikan langsung oleh Prof. Dr. Suprapto, DEA selaku Kepala LL Dikti Wilayah VII Jatim kepada Ketua Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur, Herman Halim didampingi oleh Dr. Yudi Sutarso, S E, M Si, selaku Rektor Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Jumat (21/5/2021).
Kini UHW Perbanas pun memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terdiri atas prodi: S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S1 Ekonomi Syariah, D3 Akuntansi, D3 Perbankan dan Keuangan dan S2 Magister Manajemen. Kedua, Fakultas Teknik dan Desain yang menaungi 3 progam studi baru, yaitu: S1 Teknik Informatika, S1 Sistem Informasi, dan S1 Desain Komunikasi Visual (DKV).
Suprapto mengatakan bahwa proses transformasis ini diproses dan disetujui dengan cepat karena segela persyaratan akademik, administrasi dan sarana prasarana telah dipenuhi dengan baik. “Terlebih UHW cepat prosesnya karena sudah berkualitas. Sebelumnya akreditasi kampus dan fakultas semuanya sudah A, dan hanya ada 7 perguruan tinggi swasta di Jawa Timur yang sudah akreditasi A termasuk Perbanas,” ujar Suprapto.
Setelah meresmikan gedung baru di Wonorejo Utara 16 Rungkut Surabaya yang fasilitas sarana prasana yang lebih lengkap, UHW pun telah menyiapkan dosen dan kurikulum untuk prodi baru di Fakultas Teknik dan Design (FTD).
Rektor UHW pun mengatakan bahwa kedepannya, UHW akan menjadi kampus berbasis Fintex Bussiness University karena itu FTD ditambahkan sebagai penguat visi misi UHW.
“Dulu Perbanas adalah School of Banking, kali ini dengan UHW, kami menikah bisnis dengan teknologi. Kami bercita cita fintex bussines university. Karena trend bisnis menuju ke digital, maka dari itu akan banyak dibutuhkan SDM orang orang IT saat ini dan kemudian,” ujar DR Yudi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”perbanas”]
Nama Hayam Wuruk pun dipilih karena menurut Yudi, sosok Hayam Wuruk mewakili semangat perbaruan Perbanas menjadi sebuah universitas. “Hayam Wuruk adalah tokoh Majapahit yang oleh karenanya Nusantra berhasil disatukan. Iapun mewakili spirit kejayaan. Spirit ke Indonesian, meskipun UHW punya visi global tapi nusantra ada akar dari kebudayaan yang mesti terus ditanamkan. Selain itu, juga memiliki spirit Bhineka Tunggal Ika yang sesuai dengan UHW yang bersadarkan prinsip diversity,” pungkasnya. [adg/but]







