Surabaya (beritajatim.com) — Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa statuta baru PSSI merupakan amanat dari hasil kongres nasional dan wajib diterapkan di seluruh Asosiasi Provinsi. Hal itu disampaikan saat Kongres Biasa PSSI Jawa Timur yang digelar di Hotel Sheraton, Surabaya, Senin (18/11/2025).
Menurut Yunus, statuta baru tersebut akan menyederhanakan berbagai proses sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.
“Alhamdulillah hari ini agenda kongres adalah membahas dan memutuskan statuta PSSI yang baru. Semua sudah kami serahkan kepada PSSI Jawa Timur dan para peserta kongres. Kami bersyukur proses ini berjalan lancar, statuta baru telah disetujui dan menghadirkan keputusan yang lebih kuat bagi organisasi,” ucapnya.
Yunus menjelaskan, salah satu perubahan paling krusial adalah mekanisme pemilihan ketua. Berdasarkan statuta baru, ketua PSSI provinsi akan dipilih langsung oleh anggota, tanpa lagi memilih wakil ketua maupun Exco secara bersamaan. Ketua terpilih nantinya memiliki kewenangan penuh dalam menyusun struktur kepengurusan yang selaras dengan organisasi pusat.
“Terkait PSSI kabupaten/kota, ketua dan pengurus PSSI Provinsi nanti akan menunjuk kepengurusan askab/askot berdasarkan ketentuan statuta baru. Semua akan diputuskan melalui Kongres PSSI Jawa Timur,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yunus menyebut bahwa kongres kali ini juga membahas dan menetapkan statuta baru yang akan menjadi pedoman tunggal bagi organisasi sepak bola dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. (way/kun)






