Lamongan (beritajatim.com) – Dalam waktu dekat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lamongan bakal merombak Stadion Surajaya. Hal itu dilakukan sebagai wujud pengembangan sport tourism di Lamongan.
Kepala Dispora Lamongan, Kandam mengungkapkan, perombakan stadion yang terletak di Jalan Raya Gresik – Babat, Deket Kulon, Kecamatan Deket tersebut digelar agar perputaran ekonomi dan bisnis di Lamongan semakin meningkat.
Rencananya, lanjut Kandam, perombakan dengan merubah wajah dari beberapa sudut stadion ini bakal dimulai pada tahun ini.
“Stadiun Surajaya akan kita kembangkan sebagai spot tourism. Membangun stadion bukan hanya buat sepak bola tapi juga perputaran ekonomi dan bisnis,” ungkap Kandam kepada wartawan, Kamis (4/3/2022).

Secara rinci, Kandam menjelaskan, jika hal tersebut sudah disiapkan secara matang. Bahkan, ia menyebut, jika kebutuhan dana juga telah dianggarkan dan bakal direalisasikan selambat-lambatnya pada bulan Juni mendatang.
“Stadion tahun ini harus berubah total. Kita sudah desain, bangunan yang ada di depan stadion, yakni stan-stan akan kita bongkar, lalu beberapa sudut yang kumuh akan disulap. Kita mulai bulan Mei kalau enggak Juni,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
Menurutnya, sudut bangunan pada Stadion Surajaya yang selama ini dinilai kurang maksimal seperti sisi luar bangunan yang berada tepat di bawah tribun akan dirombak untuk stan-stan, termasuk pintu masuk stadion yang juga bakal dirombak total.
“Rencananya juga ada Pujasera, lengkap pokoknya. Jalan memutari stadiun akan digunakan arena lotres atau lintasan balap motor,” terang Kandam.
Lebih jauh, ia berharap, kegiatan nantinya tak hanya terpusat di Alun-alun Lamongan saja, namun juga bisa dialihkan ke Stadion Surajaya. “Pokoknya akan berubah total, anggaran pembangunan kira-kira berkisar Rp 600 sampai 700 juta,” pungkasnya. [riq/but]






