Malang (beritajatim.com) – Stadion Kanjuruhan bakal direnovasi. Pemkab Malang mengimbau areal Kanjuruhan, steril bagi seluruh pedagang di ruko dan kaki lima maksimal hingga minggu kedua bulan Agustus 2023 mendatang.
Menanggapi hal itu, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana memberi penjelasan kepada seluruh pedagang di Stadion Kanjuruhan. Menurut Kholis, pihak kepolisian sangat memahami perasaan dan kekhawatiran para pedagang dan pelaku usaha terdampak.
Pihaknya berkomitmen untuk mendukung kelancaran dan keamanan proses relokasi serta akan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait.
“Bapak ibu tidak perlu resah. Kami berkomitmen untuk mendampingi secara menyeluruh, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh pihak yang terdampak,” ujar Kholis, Jumat (28/7/2023) di hadapan pedagang Stadion Kanjuruhan.
Kholis menyampaikan, kepolisian akan memastikan agar proses relokasi dilakukan dengan adil dan transparan. Serta akan mengupayakan pendampingan dalam proses adaptasi dan penyesuaian pedagang dan pelaku usaha ke lokasi yang baru.
Kholis menyebut, selama proses relokasi banyak sekali informasi dan isu-isu yang berkembang. Pihaknya meminta untuk memeriksa kebenaran setiap informasi yang diterima dan tidak serta merta mudah percaya terhadap hal yang belum tentu kebenarannya.
BACA JUGA:
Aksi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Hadang Presiden Jokowi
Selama masa relokasi, sambung Kholis, kepolisian akan siap membantu terkait proses pemindahan maupun aspek keamanan. “Relokasi sementara pasti berbeda dengan kondisi saat ini, misal ada kendala di masalah air mungkin kita bisa bantu,” tegasnya.
Kholis berharap, pihaknya bisa memberikan solusi terbaik bagi para pedagang dan pelaku usaha terdampak. Kepolisian berjanji untuk tetap membuka jalur dialog dan berusaha menjembatani kepentingan semua pihak yang terlibat. Sehingga, rencana renovasi Stadion Kanjuruhan dapat berjalan dengan lancar tanpa meninggalkan dampak yang merugikan bagi masyarakat sekitar. [yog/but]






