Tuban (beritajatim.com) – Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Tuban menggelar sosialisasi mengenai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, yang dihadiri oleh perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Tuban.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan stakeholder terkait tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya di wilayah yang rawan bencana seperti Tuban.
Ketua SRPB Tuban, Pipit Wibawanto, mengungkapkan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program SRPB Jawa Timur dalam menyosialisasikan SPAB. “Kegiatan ini sangat penting, mengingat ilmu yang diberikan bisa menjadi bekal jika suatu waktu terjadi bencana,” ujar Pipit Wibawanto, Sabtu (31/01/2026).
Menurut Pipit, Kabupaten Tuban memiliki kontur alam yang rentan terhadap berbagai jenis bencana, baik di laut, darat, maupun udara. Oleh karena itu, pengetahuan tentang penanggulangan bencana sangat diperlukan oleh seluruh masyarakat, terutama generasi muda yang merupakan bagian penting dari mitigasi bencana.
Pipit juga berharap agar siswa-siswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi individu yang siap jika terjadi bencana. “Harapannya adik-adik ketika suatu saat terjadi bencana mereka sudah siap,” tuturnya.
Koordinator SPAB SRPB Jawa Timur, Dini Prastyo Wijayanti, menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi risiko bencana di wilayah Jawa Timur, yang dikenal dengan banyaknya jenis bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.
“Bencana yang tidak dapat diprediksi seperti gempa bumi, ancaman tsunami, dan banjir rob, sementara di Jawa Timur 14 jenis bencana itu ada,” ungkap Dini, yang berasal dari Sidoarjo.
Dini juga menyarankan agar masyarakat tidak bergantung hanya pada pertolongan dari pihak lain. “Harapannya masyarakat bisa melakukan penyelamatan diri sendiri, tidak menunggu pertolongan, tetapi bisa menyelamatkan diri sendiri dan siap menjadi penolong,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Tuban, H.M. Miyadi, memberikan apresiasi atas digelarnya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Tuban yang rawan bencana.
“Kami berharap SRPB terus berkembang dan terus bersinergi dengan Pemerintah, legislatif, dan instansi lain agar semua berjalan dengan baik,” pungkasnya. [dya/suf]






