Surabaya (beritajatim.com) – Srikandi PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya optimis representasi legislatif perempuan bisa bertambah 100 persen. Saat ini, lima dari 15 anggota fraksi PDIP di DPRD Surabaya adalah perempuan.
“Fraksi PDI Perjuangan sejauh ini Bu Maryam, saya, Mbak Norma, Mbak Ashri, Bu Dyah, lima ya. Kalau sekarang lima, mudah-mudahan nanti bisa menjadi 10 bahkan 15,” kata Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah, Selasa (16/5/2023).
Khusnul menegaskan, seluruh bacaleg perempuan PDIP Surabaya siap mendulang suara untuk ‘hattrick’ di Pemilu 2024. Dia juga berharap dukungan dari warga Surabaya untuk caleg perempuan PDIP.
Baca Juga:
PDIP Surabaya Pawai Budaya, Long March dan Salam Metal Warga
“Caleg-caleg yang telah diusulkan partai PDI Perjuangan tentu adalah caleg-caleg pilihan yang tentu akan membawa aspirasi masyarakat Surabaya,” katanya.
Khusnul mengatakan kebijakan pembangunan membutuhkan peran strategis perempuan. Sehingga perempuan harus dilibatkan secara aktif dalam perumusan kebijakan terkait berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Perempuan tidak hanya menjadi objek dari berbagai program pembangunan, tetapi justru menjadi subjek pembangunan. Perempuan tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat, namun sebagai aktor utama dalam membangun negara dan bangsa,” katanya.
Baca Juga:
PDIP Surabaya Sebut Beasiswa Bagi SMA-SMK Cara Jitu Putus Rantai Kemiskinan
Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menargetkan perolehan kursi di Pemilu 2024 naik 100 persen.
Saat ini mereka memiliki 15 kursi DPRD Surabaya. Pada Pemilu 2024, PDIP Surabaya menargetkan 30 kursi atau 60 persen dari kursi yang ada. [asg/beq]






