Bangkalan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mulai menggarap persiapan pembangunan Sport Center terpadu di kawasan belakang Stadion Bangkalan.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pembinaan atlet terintegrasi sekaligus menyediakan sarana olahraga modern yang selama ini belum dimiliki daerah.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa pembangunan Sport Center ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam merespons tingginya potensi serta antusiasme atlet muda Bangkalan.
“Melihat antusiasme dan talenta muda kita untuk berprestasi di ajang olahraga, saya pikir wajib hukumnya pemerintah daerah memberikan fasilitas pembinaan yang memadai,” ujar Lukman, Sabtu (7/11/2026).
Lukman menjelaskan, rencana proyek ini telah masuk dalam skema perencanaan daerah dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2027 mendatang.
Kawasan Sport Center tersebut rencananya bakal dilengkapi berbagai wahana cabang olahraga, seperti arena panahan, mini soccer, arena dayung, kolam renang jarak jauh, hingga lapangan voli pantai.
Tidak hanya sarana olahraga, kawasan terpadu ini juga diintegrasikan dengan fasilitas layanan kesehatan atlet, pusat kebugaran (gym), serta lapak komersial untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Di lokasi tersebut nanti dijadikan pusat terintegrasi bagi kebutuhan para atlet, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai,” jelasnya.
Janji Tambah Anggaran Jika Tembus Tiga Besar Popda Jatim
Lukman menambahkan, proses pembangunan akan direalisasikan secara bertahap. Pihaknya bahkan menjanjikan bonus penambahan alokasi anggaran dan fasilitas jikalau kontingen Bangkalan berhasil menembus target posisi tiga besar dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur XV.
“Insyaallah 2027 selesai. Jika pada ajang Popda kali ini kontingen kita mampu masuk peringkat tiga besar, saya pastikan akan menambah lagi fasilitas dan anggarannya agar penuntasan di 2027 semakin optimal,” tegas Lukman. [sar/but]






