Ringkasan Berita:
- Sopir truk tabrak lari yang menewaskan tiga pelajar di Jombang berhasil ditangkap di Bandung Barat setelah buron lebih dari sepekan.
- Polisi juga mengamankan truk Mitsubishi Fuso yang ditemukan dalam kondisi sedang diperbaiki dan bak truk telah dicopot.
- Tiga korban tewas merupakan pelajar asal Nganjuk, Surabaya, dan Bojonegoro yang mengalami kecelakaan di perempatan Jalan Mastrip Peterongan.
Jombang (beritajatim.com) – Setelah buron lebih dari sepekan, sopir truk yang terlibat kecelakaan tabrak lari hingga menewaskan tiga pelajar di Kabupaten Jombang akhirnya berhasil ditangkap tim Satlantas Polres Jombang.
Pelaku diketahui bernama Yanto Mulyanto (54). Ia dibekuk petugas di rumahnya yang berada di Pondok Ciptamas, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Penangkapan tersebut merupakan hasil pengejaran intensif aparat kepolisian setelah kecelakaan maut yang terjadi di Simpang Empat Jalan Raya Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pada Jumat dini hari, 15 Mei 2026.
“Yang bersangkutan kemudian kita bawa ke Jombang berikut barang bukti guna penanganan lebih lanjut,” ujar KBO Satlantas Polres Jombang Iptu M. Ubaidillah, Senin (25/5/2026).
Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi Fuso bernopol B-9559-PR di Jalan Arcamanik, Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat ditemukan, kondisi truk sedang dalam proses perbaikan. Bagian bak truk bahkan telah dicopot oleh tersangka yang diduga sebagai upaya menghilangkan jejak usai kecelakaan maut tersebut.
“Saat ini sopir tersebut sedang kita periksa. Dia kita jerat pasal 310 dan 312 Undang undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULAJ),” ujarnya.
Peristiwa tragis itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernopol S-6717-ODG dengan truk Mitsubishi Fuso bernopol B-9559 PR. Akibat kecelakaan tersebut, tiga pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban pengendara motor diketahui bernama Rendra Alif (15), pelajar asal Desa Gondanglegi, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Dua penumpangnya masing-masing Zaki Absal (15), warga Desa Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, serta Vanezyo (15), asal Desa Sidomukti, Kecamatan Kepuhbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Usai menabrak korban, sopir truk langsung melarikan diri dan meninggalkan ketiga pelajar dalam kondisi tak bernyawa di lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Jawa Barat. [suf]






