Madiun (beritajatim.com) – Gelombang bantuan kemanusiaan terus berdatangan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun sebagai bentuk solidaritas bagi warga yang menjadi korban bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh. Hingga Senin malam (8/12/2025), sejumlah paket donasi tampak disusun dan dipilah oleh petugas di halaman kantor BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan bahwa penerimaan donasi ini telah berlangsung sejak 4 Desember dan mendapat respons luas dari masyarakat.
“Alhamdulillah, banyak elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi. Mulai komunitas, perangkat desa, sekolah hingga warga umum. Bantuan yang masuk beragam, mulai pakaian, bahan pokok, makanan siap saji, biskuit, pampers, perlengkapan mandi sampai obat-obatan,” terangnya, Senin (8/12/2025).
[irp posts=”1450331″ ]
BPBD Madiun menjadwalkan penerimaan bantuan hanya sampai Selasa (8/12/2025) sebelum seluruh donasi dikirim menuju Surabaya. “Pengirimannya nanti melalui BPBD Provinsi Jawa Timur setelah diberangkatkan dari Pendopo Muda Graha,” tambah Boby.
Terkait kemungkinan pemberangkatan relawan, Boby menyatakan pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut. “Untuk personel atau BKO ke Sumatera, kami belum mendapat arahan. Cuaca di wilayah Madiun juga sedang kurang kondusif sehingga kami tetap menyesuaikan situasi,” jelasnya.
Boby menegaskan bahwa seluruh bantuan merupakan murni swadaya masyarakat, sementara BPBD hanya menjadi pusat pengumpulan. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme warga dalam membantu sesama.
“Harapannya, seluruh bantuan ini dapat segera tiba dan benar-benar meringankan beban saudara-saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semoga proses distribusinya berjalan lancar tanpa kendala,” tutupnya. [rbr/aje]






